Contoh Pidato tentang Menjaga Kebersihan dengan Sering Mencuci Tangan

Advertisement

Contoh Pidato tentang Menjaga Kebersihan dengan Sering Mencuci Tangan

Assalamualikum wr. wb.
Yang terhormat Ibu dosen Bahasa Indonesia
Serta teman-teman semua yang saya banggakan

Di hari yang berbahagia ini marilah kita sama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan segala rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Karena berkat rahmat-Nya kita masih diberikan nikmat sehat agar kita dapat berkumpul di tempat ini.

Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan sedikit pidato tentang pentingnya mencuci tangan pakai sabun, Mengapa mencuci tangan pakai sabun itu sangat penting? Tentu saja sangat penting, pasti tangan kita menyentuh banyak benda setiap harinya seperti pensil, buku, penggaris, meja, kursi sampai toilet yang mungkin telah terkontaminasi oleh kuman-kuman. Tangan menjadi perantara berbagai kuman dan virus dapat masuk ke dalam tubuh kita. Oleh karena itu, kita harus mencuci tangan pakai sabun dengan baik dan benar agar dapat menghilangkan kuman yang terdapat pada tangan kita. Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan.

Hadirin yang berbahagia,
Kebiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar dapat mencegah penyakit yang disebabkan oleh kuma dan virus sperti flu, diare, gangguan pernafasan, dan cacingan. Segala jenis sabun dapat digunakan untuk mencuci tangan baik itu sabun (mandi) biasa, sabun antiseptik, sabun batang ataupun sabun cair. Mencuci tangan yang baik dan benar yaitu :

  1. Menggunakan sabn dan di bawah air mengalir.
  2. Lamanya mencuci tangan pakai sabun antara 40-60 detik.
  3. Basahi tangan seluruhnya dengan memakai sabun secukupnya.
  4. Gosok benar-benar semua bagian tangan dan jari selama minimal 20 detik (terutama untuk membersihkan bagian-bagian bawah kuku, antara jari, telapak tangan dan punggung tangan).
  5. Bilas tangan denga air bersih yang mengalir.
  6. Keringkan tangan dengan handuk atau tissue dan gunakan handuk atau tissue untuk menutup keran.
  7. Bila handuk tidak tersedia, keringkan dengan udara/dianginkan.

Hadirin sekalian yang berbahagia,
Saya menyadari bahwa tujuan pembangunan kesehatan tidak dengan upaya yang dilakukan oleh sektor kesehatan saja melainkan oleh semua sektor. Oleh karenanya  dalam kesempatan ini saya mengarapkan kepada semua pihak terutama dimuali dari diri sendiri marilah dengan semangat kemitraan kita selenggarakan pembangunan kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri dan berkeadilan.

Akhirnya cukup sampai disini yang dapat saya sampaikan. Untuk segala kesalahan dan tutur kata yang mugkin kurang berkenan di hati para hadiri semua, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, saya minta agar para hadirin membukakan pintu maaf yang seluas-luasnya.

Akhirun kalam,
Wassalamualaikum wr. wrb
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: