Contoh Ceramah Kuliah Suhuh Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan

Advertisement

Contoh Ceramah Kuliah Suhuh Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan

Assalaamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh

Alhamdulillah, Alhamdulillahirobbil ‘alamiin wabihi nasta’in ‘alaa umuriddunya waddiin Wassholaatu Wassalaamu ‘alaa Sayyidina Muhammadin Wa ‘ala aalihi Washohbihi ‘ajmaiin.

amma ba’du.

Yang kami hormati hadirin dan hadirat jamaah sholat tarawih yang dimuliakan Allah SWT.

Pertama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kita beribu-ribu macam nikmat, berjuta-juta macam nikmat, di antaranya nikmat iman, nikmat islam, tak lupa pula nikmat sehat dan umur panjang sehingga kita bisa bermuwajahah di tempat yang diberkahi Allah ini.

Kedua Sholawat beserta salam senantiasa kita haturkan kepada pemimpin idaman seluruh umat manusia yang tiada tandingan di alam semesta, junjungan kita Nabi Muhammad SAW, para keluarga, sahabat dan kita selaku umatnya mudah-mudahan mendapatkan naungan safaatul ‘uzhma di padang mahsar nanti. Aminn.

Jamaah sekalian yang dimuliakan Allah

Pada kesempatan kali ini di bulan yang suci ini yang penuh dengan rahmat dan magfiroh Allah izinkanlah saya berpidato dengan judul :

Hikmah Ramadhan

Allah SWT di dalam surat Al Baqorah ayat 183 telah mewajibkan kepada hambanya yang beriman untuk melaksanakan perintah Allah yaitu beribadah puasa di bulan Ramadhan selama sebulan penuh.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Hadirin hadirat yang berbahagia

Apabila ditelisik diteliti dan dihayati kata dari Ramadhan itu mengandung makna yang tersirat sesuai dengan fadhilah keutamaan di bulan Ramadhan itu sendiri. Maka dari kata Ramadhan. Bulan Ramadhan itu dibagi menjadi tiga sesuai dengan huruf pada kalimat tersebut. R O M A D H O N

Huruf yang awal adalah huruf RO artinya Rohmat pada sepuluh hari pertama di bulan Ramadhan ini Allah SWT menurunkan Rohmatnya kasih sayangnya bagi seluruh kaum muslimin yang shooimin artinya mereka yang berpuasa berupa kasih sayangnya Allah kepada hambanya yang taat menjalankan perintahnya.

Huruf yang kedua adalah huruf ma (mim). Huruf ma (mim) dapat diartikan Maghfiroh (ampunan), jadi mulai dari hari ke-11 sampai hari kedua puluh Allah sentiasa memberikan maghfiroh atau ampunannya kepada orang islam yang beriman yang menjalankan ibadah puasa dengan mengampuni segala dosa yang telah lalu.

Sebagaimana Rosulullah SAW telah mengutarakannya :

Man shooma romadhoona iymaanan wahtisaaban ghufiro lahu maa taqodda min dzambihi.

Kaum muslimin yang berpuasa dengan penuh keimanan yang teguh dan mengharap ridho Allah niscaya Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau.

Dari huruf yang terakhir yaitu DHO (dhiman) jaminan, Alif (amnu) aman, Nun (naar) neraka, artinya terbebas dari api neraka. Jadi pada hari sepuluh yang terakhir dari pada bulan Ramadhan akhirnya setelah kita berpuasa kita akan mendapatkan keamanan, jaminan, terhindar, dijauhi, dan terbebas dari siksa api neraka. Artinya kita mendapatkan kemenangan berupa balasan surga Allah SWT. AMINN.

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah SWT

Mudah-mudahan kita semaunya setelah berpuasa sebulan penuh akhirnya kita mendapat SIM (surat izin menginap) di surganya Allah SWT. Mohon maaf atas kekhilafan dan kesalahan karena yang benar yang hak itu hanya milik Allah ta’ala. Lebih kurangnya mohon maaf.

Hadanallaha Wa Iyyaakum ajma’in Wabillahittaufik Walhidayah Warridho wal inayah Wassalaamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: